Pages

Friday, December 31, 2010

Confession on New Year's night

Jika kau berpikir ini tidak penting maka tidak usah dibaca. Terima kasih.

Aku tidak ingin menjadi orang munafik, jadi aku tak akan menutupi apa2 lagi. Lagipula sebentar lagi tahun baru, maka kita harus melepaskan masa lalu bukan?
Maka aku akan memulainya dengan jujur. Aku tidak ingin melukai siapapun dan jika aku sudah melakukannya, aku benar2 minta maaf.

1.Aku kadang iri dengan sahabatku Yuujin.
Sekali lagi aku meminta maaf kepada Yuu-chan, orang pertama yang menjadi sahabatku di dunia, dan terima kasih telah memberiku kesempatan untuk menjadi sahabatmu. :)
Aku memang manusia biasa yang tak lepas dari segala kesalahan. Dia, dengan dengan segala kehebatannya, kharismanya dan senyum manisnya yang menawan kadang membuatku iri. Tapi satu hal yang tak bisa kusangkal, betapa bangganya diriku terhadap dirinya. Seringkali aku tersenyum seperti ibu sedang melihat anaknya tumbuh, aku tahu itu aneh, tapi memang begitulah keadaannya. Aku senang sekali saat dia mulai terbuka padaku, memang aku bukan tipe orang yang bisa kaugantungkan setiap saat, tapi aku akan membantunya dengan segala yang kubisa.

2.Aku gila.

3.Wah, gara2 masakin telur dadar buat ibuku aku jadi lupa mau nulis apa, kalo inget, nti tak tulis lagi.

See you and Happy New Year!

Sunday, December 26, 2010

whatever.

You know what? Forget about all the things i said about the sky and the wind in my last post. Maybe those stuffs are trash. So, forget it.

Saturday, December 25, 2010

Guilty?

Hi, Long time no see.
Well, I've got a story to share with you this time. After all, no one will read this blog right? Yes, this one is another secret cause untold stories will just be secrets.

Did you ever feel guilty?
I'm sure you did. But what makes it weird is, Do you ever feel guilty when you happy?
When you see something that supposed to make you happy, and then you feel happy, but soon your heart feel heavier, you feel guilty. Yeah, it really is weird.

Kau tahu, sebenarnya, kemarin dan hari ini ada seseorang yang entah orang yang sama atau tidak yang menelepon telepon rumahku dan saat kuangkat, orang itu langsung menutupnya. Perbuatan iseng yang cukup aneh. Dan entah kenapa aku mendeduksi orang itu adalah the wind atau salah satu saudara sepupunya. Nah, ada beberapa fakta yang mendukung deduksiku:
1. Kau tahu, aku pernah menelepon the wind dan aku menggunakan telepon rumahku, jadi dia setidaknya tahu nomor telepon rumahku.
2. Mungkin kau takkan percaya saat kubilang saudara sepupunya adalah anak yang iseng tapi, walaupun dy sendiri orang yang kau tahulah, lebih tipe pendiam, tapi percayalah padaku, sepupunya benar2 180 derajat dibandingkan dia.
3.Perbuatan itu dilakukan dua kali, jadi bisa dikatakan iseng, tapi aku akan menahan fakta yang satu ini, karena belum terlalu pasti.
4. Setiap liburan panjang, the wind biasanya pergi ke tempat saudaranya itu, dan setiap liburan panjang, pasti ada sesuatu yang terjadi, tapi seperti fakta diatas yang tidak meyakinkan, aku juga akan menahan yang satu ini.

Nah, kesimpulannya, masih tidak pasti apakah dia atau sepupunya yang melakukannya. Tapi, walau dengan ketidakpastian ini, aku sudah cukup senang. :)

Nah, jika kau melihat statusku yang mengatakan "All I want . . . . ", pastikan kau juga melihat komen the sky di situ. Setelah itu, lihat apa yang menjadi status the sky pada hari yang sama dan waktu yang hampir sama dengn komen terakhir yang ia tulis. Pasti kau akan langsung tahu apa yang membuatku senang, tapi, pada saat yang sama, membuatku merasa bersalah.

"Why do women do this? Build up this stuff in their mind, take each little thing a guy does, and then twist it into something else? It's insane!" someone said that. And i know, maybe i was imagining all this things in me. Maybe it really is just something that we shouldn't keep in mind, but, as a woman, no, a girl, teenage girl, reckless one, i think i believe in it. I know, maybe it really will turn out to be a very different result. But, for now, i believe in it.

So, now i really feel guilty over the wind for happy over what the sky did. And someday IF -it won't happen, i know, my head was on the sky all the time, i know- i had to choose one of them which i know won't happen, i will completely confused.

Hoping too much is useless, i advise you. But, what we call 'hope' actually is a baby state of reality, if we feed it and treat it well, it will become big, and someday, it will become a 'reality'. So, if you just hope, and do nothing to make it come true, it will forever be a 'hope'. But, if you try to make true, and not giving up, it will become 'reality'. Dreams and hopes are do come true. ;)

I don't do kiss with stranger, and at this age?, especially with rules in my religion, so it's just OOOO and not XOXO, sorry.

OOOO
S.R.

Monday, December 20, 2010

Save Me - Avenged Sevenfold

Aaaah

They all know
They all know

Sorry did I wake your dreams?
Some questions run too deep
We only only wake up when we sleep
Led by the lunar light
Troubles all we'd find
Lost our way tonight

Is it something we said?
Is it something we said to them?
Is it something we said?

Save me
I'm trapped in a vile world
Where the endings are the same as every other
We're only here to die

Save me
I'm losing my only dream
I could use some guiding light
Some place to go
If you hear me let me know

They all know
They all know

Ever since the day you left
My fate's been set unknown
How many years to walk this path alone?
So much to see tonight
So why'd you close your eyes?
Why can't I shut mine?

Is it something we did?
Is it something we did to them?
Is it something we did?

Save me
I'm trapped in a vile world
Where the endings are the same as every other
We're only here to die

Save me
I'm losing my only dream
I can use some guiding light
Some place to go
If you hear me let me know
If you hear me let me know

Aaaah

Help me find my way
I said help me find my way

No pulse inside of me
Stone cold lips and heresy
All lies into a degree
Losing who I wanna be
You'll find out right now
He maybe out of his mind
But some day you will find
That sanity's left us all blind
And dragged us all behind
A moment seen through those eyes
Crystal blue disguise
They say that all beauty must die
I say it just moves on

If you'd only open your mind
Then someday you will find
Insanity's left us behind
And walked right through the door
I can see the pictures clear
As yesterday pictures of my own
I can hear the voices begging you to stay
But know you're not alone

Save me,
I'm trapped in a vile world
Where the endings all the same as every other
We're only here to die

Save me
I'm losing my only dream
I can use some guiding light
Some place to go
If you hear me let me know
If you hear me let me know

tonight we all die young [x7]
tonight we all die
tonight we all die young

Saturday, December 18, 2010

Happiest day I ever have

Started with journey with my best friend ever in Amplaz.

Special, Tron Legacy, Garret Hedlund, Sam Flynn, Quorra, Pizza Hut, Starbucks, Gramedia, One Piece, Twenty One, 13.20, G-12 & G-11, Coffee without sugar, Caramel Macchiato, Popcorn Asin.

The miracles and happiness didn't stop only with that things, but still continue when i was waiting at Terminal Condong Catur.

Aku ingin membuktikan apakah noetic benar2 bisa kupercaya. Jadi, aku berharap bahwa the sky akan pulang naik TJ dan berpapasan denganku, Saat Yuujin sudah pulang, hujan bertambah deras. Di pikiranku terlintas sebuah ide untuk membuktikan noetic. Jadi aku berharap agar dy datang dengan disertai perasaan. Sudah kutunggu beberapa lama, dy tetap tak datang juga. Saat ayahku datang menjemput, aku jadi tidak yakin, tapi saat aku sudah berada di samping motor ayahku, aku bahkan tidak dapat mempercayai mataku sendiri! Dy keluar dari shelter TJ!!!!!! Lalu ia berjalan dengan sedikit cepat dan saat kupanggil namanya, dia menoleh dan untuk sesaat aku yakin dy terkejut dan tersenyum. Langkahnya sedikit terhenti untuk menengok dan langsung kembali lagi saat aku sudah mengucap "Da . . da . ." sambil melambaikan tanganku.

W.O.W! Aku sekarang sangat yakin dengan kekuatan pikiran manusia. Everybody helds the key to their own future. Dan apa yang orang pikirkan terhadap diri kita sangatlah tidak penting dan hanya akan jadi nonsense saat kita benar2 tidak memikirkannya. Aku sekarang benar2 meresapi dan mengerti hal itu. So, to everybody out there who now doesn't really believe in their own power, you have to believe in it. Don't mind what everybody else say about you, believe that you are special in your own way. But don't go overboard! You have to keep your feet on the ground too. What you think about yourself is more influential than everybody else. And be careful of what you wish and think, it may become true! ;)

XOXO, SR

Wednesday, December 15, 2010

The Calling.

I called the sky on 21.54
Benar2 geje.

Too bad I can't remember what time I called the wind.
So sweet!

Everybody needs adrenalin right? You must try it too, do something you never did.

Womanizer. Dia.

After-effect

Nah! All of that was blown away now. I'm in a war again. He pulls me back when he touches my hands. You can call it after-effect.

Yap. He wakes me up. The pulses come back. Familiar feelings come back. I have to say 'hi' to them now.

Petang ini aku bangun dengan perasaan aneh. Terkejut. Rupanya aku tertidur dari sore hari sampai maghrib. Entah aku mimpi apa. Tapi sesuatu yang telah lama kulupakan, kembali. Memori-memori datang menghantam kesadaranku, membakar otakku, seakan membangunkan aku kembali dari tidur yang panjang, seakan membuatku harus berperang lagi. Aku merindukannya. Sangat. Entah bagaimana aku bisa mengabaikan sebuah keinginan, kebutuhan untuk menemuinya, seseorang yang sekarang sudah berubah. Saat dia menggenggam tanganku, tangannya yang kering menarikku kembali, dari tidur panjang tanpa mimpi, dari zona aman yang berhasil kucapai. Aku ingin sekali menggenggam tangan itu tanpa sekali pun melepaskannya lagi. Aku ingin sekali memeluk siluet itu tanpa sekali pun membiarkannya pergi lagi. Aku benar-benar merindukan wajahnya saat ia tersenyum padaku. Tapi wajahnya saat menggenggam tanganku tak mengatakan hal yang sama. Ia tak tersenyum barang sejengitpun. Mungkin pula aku juga tidak tersenyum. Dan, ya, aku kembali menangis. Lagu 'Save Me' milik Avenged Sevenfold dan 'Don't Let Me Go' milik The Click Five membuatku melepaskan tangisanku. Aku menangis dan menangis, sambil memikirkan mungkin ia tak peduli tentangku. Sebuah tangisan yang diakhiri dengan kelegaan. "Anyone that doesn't cry can't be strong. no matter what happens, after you cry, then you can face the problem better. But, crying when you need to cry is another way to show strength", someone said that. And I found it right.

Aku kemudian berpikir bahwa, selama ini, semuanya selalu berakhir sama. Semua ceritaku selalu berakhir sama. Akulah yang kemudian menderita, akulah yang pada akhirnya menangis. Dan begitu gobloknya aku, mengulangi kesalahan yang sama. Semisal aku tahu kalau semua seperti ini, kenapa aku harus bersusah payah mengulangi tragedi yang terus terjadi berulang-ulang? Bodoh sekali.

Tuesday, December 14, 2010

Sh[a](o)-c-king hands with weirdo.

Jika kau tak mudeng judul diatas, itu seharusnya
a. Shaking hands, atau,
b. Shocking hands.
Semacam permainan kata.

Ya, aneh sekali. Orang aneh memang seharusnya berlaku aneh. Semua orang aneh pasti melakukan hal yang aneh. Semua orang aneh itu aneh.

Tidak ada di teks. Tidak dilakukan saat latihan. Tidak terlintas sama sekali di otakku.

Nah! orang aneh yang satu ini memang membingungkan. Pas saya sudah di zona aman yang netral, dia malah melakukan hal aneh seperti itu. Dan lebih anehnya lagi dampaknya tidak terlalu besar sampai bisa membuatku tersenyum terus. Yah . . . segalanya berubah kan? Tapi aku pasti berbohong jika aku bilang aku tidak senang dia melakukannya. Hanya saja, jika dia tahu kalau hasil dari perbuatannya itu akan menambah buruk skandal yang sudah aku buat pastinya dia tidak berpikir untuk melakukannya kan? Apalagi yang pertama mengulurkan tangan itu dia. Aneh. Aku kan hanya menunggunya melanjutkan dialog yang memang seharusnya ia ucapkan. Lama-lama aku jadi bingung dengan ingatanku sendiri. Maunya apa sih? Atau mungkin memang aku yang ke-geer-an? ya, itu menjadi kemungkinan paling besar. Aku memang orang bodoh yang ke-geer-an, tapi tetap saja itu hal yang aneh. Sudahlah semua orang aneh memang seperti itu. (bahkan mungkin juga aku salah satu orang aneh yang berpikiran aneh, ?)

Sunday, December 12, 2010

Welcome To Wherever You Are - Bon Jovi

Maybe we're different, but we're still the same
We all got the blood of Eden, running through our veins
I know sometimes it's hard for you to see
You come between just who you are and who you wanna be

If you feel alone, and lost and need a friend
Remember every new beginning, is some beginning's end

[Chorus]
Welcome to wherever you are
This is your life, you made it this far
Welcome, you gotta believe
That right here right now, you're exactly where you're supposed to be
Welcome, to wherever you are

When everybody's in, and you're left out
And you feel your drowning, in a shadow of a doubt
Everyones a miracle in their own way
Just listen to yourself, not what other people say

When it seems you're lost, alone and feeling down
Remember everybody's different
Just take a look around

[Chorus]

Be who you want to, be who you are
Everyones a hero, everyones a star

When you wanna give up, and your hearts about to break
Remember that you're perfect, God makes no mistakes

[Chorus]

Saturday, December 11, 2010

Fatigue, Tiredness, exhaustion.

Kutatap jendela tak berbingkai itu. Hanya langit luas yang kutemukan disana. Sebuah kehampaan lain. Potret abu-abu dari sang langit yang mencerminkan perasaanku.
Kukedipkan mataku dan segalanya berubah. Di hadapanku, lembaran soal TIK merongrong pikiranku, menyusup kesetiap celah untuk menemukan sebuah jawaban di kotak memoriku. Tidak ada, mereka tersesat di labirin pikiranku tanpa sebuah kejelasan. Kulayangkan pandanganku pada pintu kelas dan menemukan dia melintas. Hanya sesaat dan mata kami sempat bertemu. Sebuah detak yang sudah lama kurindukan. Euforia kecil untuk kunikmati.
Tapi hampa kembali menyerang. Dengan pedang-pedang kecil di tangan mereka, dan sebuah baju zirah kotor berwarna abu-abu menempel di badan mereka, mereka menyamar dan membunuh setiap keceriaan kecil yang melintas di depan mereka.
Aku kembali sekarat, mati. Kematian yang memikat kehidupan dalam diriku. Dia menyesap setiap sumsum kehidupan dalam diriku. Menikmatinya seakan itu adalah segelas anggur terakhir di dunia.
Apalagi yang bisa kuharapkan? Apa lagi yang bisa kulakukan? Aku begitu ingin merengkuhmu untuk selamanya. Aku memang tak sekuat yang kalian kira. Aku hanyalah korban lain dari kehampaan dan ambisi yang berlebihan. Menyedihkan, ya, memang menyedihkan. Aku hanya makhluk kegelapan yang mencari cahaya, tapi mati karena tak kuat akan sinarnya. Makhluk lemah yang mencari perlindungan dan tak pernah berusaha untuk menjadi kuat. Makhluk yang mengharapkan sesuatu untuk terjadi tanpa berusaha untuk mewujudkannya. Makhluk yang berharap dan sudah berusaha tapi hanya bisa menemukan kegagalan di sisi lain gunung harapan yang ia buat. Entah apa kata mereka jika mereka semua membaca blog sampah ini. Kasihan? Itu adalah hal terakhir yang aku harapkan. Dan beruntungnya diriku karena aku tak dikenal sebagai seorang penulis ulung, ataupun gadis manis mungil yang baik. Hanya aku, sisi diriku yang menyedihkan yang selalu hanya bisa meratap.

Friday, December 10, 2010

Am I a masochist ?

Entahlah. Every now and then, I feel as if I love hurting myself. Especially if it was about one thing that all of you know. Yeah. Love.
I feel the distance.
I feel the pains.
I see the wounds.
I do miss his smile.
I do miss my silhouette when it reflects on his eyes.
I do miss everything that we used to do together.
I do miss the time when my heart skipped a beat when he pass me on the corridor.
I do miss him, the one I used to know.
But I'm afraid it was too late. To fix everything. I know I'm the one at fault. I was so passionate and thought that everything will be okay if I do anything just to get closer to him. But I'm wrong and I can't do the thing I used to do with him.
But, wait. I am confused. Well, forget it. see you.

Saturday, December 4, 2010

sebuah kata 'sebuah'

Sebuah kehidupan yang berputar-putar. Sebuah siklus. Sebuah cerita tanpa akhir. Sebuah angan yang tak terbatas. Sebuah melodi yang terus mengalun. Sebuah eksistansi yang tak pernah pudar. Sebuah rasa percaya yang tak terlihat. Sebuah janji yang tak terpenuhi. Sebuah kata yang tak pernah terucapkan. Sebuah kejahatan yang tak pernah terungkap. Sebuah kebenaran yang tak pernah dihiraukan. Sebuah kebohongan yang dipuja-puja. Sebuah kemuliaan yang tersembunyi. Sebuah rahasia yang terekspos. Sebuah sejarah yang tak tertulis. Sebuah memori yang tak terlupakan. Sebuah moment yang berharga. Sebuah harga yang tak pernah terbayar. Sebuah rasa yang hampa. Sebuah cerita yang tak pernah diketahui. Sebuah kehilangan yang tak pernah kembali. Sebuah hati yang tak pernah menyatu. Sebuah cinta yang tak pernah terbalas . . .